Tampilkan postingan dengan label INFORMASI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label INFORMASI. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 23 Februari 2013

PERNYATAAN - KETERANGAN - SERANGAN ANAS URBANINGRUNG = DIANGGAP SEBAGAI UNGKAPAN MANTAN



Berikut 7 pernyataan Majelis Tinggi PD terkait dengan berhentinya Anas Urbaningrum sebagai Ketum PD:

"Baru saja kita menyelesaikan pertemuan Majelis Tinggi terkait dengan pengunduran diri Ketua Umum Partai Demokrat. Dalam pertemuan tadi dihasilkan 7 butir pernyataan:
1)       Pertama, keluarga besar Partai Demokrat prihatin dengan ditetapkannya Ketua Umum Partai Demokrat menjadi tersangka kasus Hambalang yang sedang ditangani KPK, dengan harapan hukum dan keadilan benar-benar ditegakkan. Dengan arti, jika Saudara Anas Urbaningrum tidak bersalah, maka yang bersangkutan itu mesti dibebaskan.
2)      Kedua, ketua Majelis Tinggi sudah mendengar keterangan pers Saudara Anas Urbaningrum sekaligus pernyataan berhenti dari Ketua Umum Partai Demokrat. Meskipun demikian, baik Dewan Pembina maupun Dewan Kehormatan Partai Demokrat belum menerima surat resmi pengunduran diri dari yang bersangkutan sesuai dengan etika dan tata adminisrasi yang biasa berlaku di sebuah organisasi.
3)      Ketiga, dengan pengunduran diri Ketua Umum Partai Demokrat, dengan demikian untuk sementara tugas-tugas pimpinan pusat Partai Demokrat dijalankan dua wakil ketua umum, sekjen dan direktur eksekutif. Yang dalam pelaksanaan tugasnya para pengurus DPP berkonsultasi dengan Ketua Majelis Tinggi. Agenda dan pekerjaan DPP Partai Demokrat tetap berjalan seperti biasa.
4)      Keempat, langkah-langkah penyelamatan partai yang dilaksanakan saat ini tetap berjalan. Seluruh agenda dan kegiatan yang telah disampaikan di Rapimnas pada tanggal 17 Februari yang lalu, akan terus dilaksanakan secara sungguh-sungguh.
5)      Kelima, menanggapi pernyataan mantan Ketua Umum Partai Demokrat, yang intinya mengatakan bahwa KPK menetapkan yang bersangkutan karena tekanan politik, Partai Demokrat menyerahkan KPK sendiri untuk memberikan tanggapannya. Apakah benar saudara Anas Urbaningrum dijadikan tersangka tanpa ada alasan dan pertimbangan hukum apapun, atau sebaliknya tidak seperti itu.
Majelis tinggi Partai Demokrat tidak mengetahui secara pasti apa yang terjadi dengan Anas Urbaningrum terkait dengan keterlibatannya dalam kasus Hambalang. Keluarga besar Partai Demokrat dan juga masyarakat luas selama ini hanya mengetahui dan mendengar dari Saudara Nazaruddin yang menyebut-nyebut nama Anas Urbaningrum.
Agar masyarakat dapat mengetahui duduk persoalannya, ada baiknya KPK menjelaskan berbagai spekulasi seperti itu. Sepanjang tidak mengganggu tugas dan pekerjaan KPK dalam penegakan hukum, khususnya pemberantasan korupsi.
6)      Keenam, berkaitan dengan keterangan mantan Ketua Umum Partai Demokrat, kami tidak ingin menanggapi saat ini. Semua ada jawabannya. Banyak yang tidak tepat disampaikan ke publik menyangkut Anas Urbaningrum sejak bergabung dengan Partai Demokrat tahun 2005 yang lalu.
Setelah kongres Partai Demokrat dan menjadi Ketua Umum Partai Demokrat, bagaimanapun Anas Urbaningrum pernah memimpin Partai Demokrat selama 2,5 tahun walaupun selama periode kepemimpinan yang bersangkutan banyak masalah yang terjadi di Partai Demokrat, namun Anas Urbaningrum juga ikut berbuat untuk kepentingan partai.
Oleh karena itu Partai Demokrat memilih untuk tidak menanggapi tanggapan sepihak, tudingan, serangan yang dilancarkan oleh mantan Ketua Umum Partai Demokrat seperti itu kecuali sungguh diperlukan.
Konsentrasi dan prioritras Partai Demokrat saat ini adalah untuk penyelamatan dan penataan partai dalam rangka menyongsong tugas mendatang.
7)      Ketujuh, sungguhpun ada tudingan dan serangan dari mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, kami jajaran pimpinan Partai Demokrat tetap berdoa dan berharap kepada KPK agar hukum dan keadilan benar-benar ditegakkan.
Sekali lagi, jika Anas Urbaningrum terbukti tidak bersalah, termasuk Andi Mallarangeng. Maka yang bersangkutan harus dibebaskan dan dipulihkan nama baiknya.

PIDATO LENGKAP SANG PENCETUS SENGKUNI : ANAS URBANINGRUNG



 BERHENTI SEBAGAI KETUA UMUM
Pidato lengkap Anas Urbaningrum:
"Hari ini saya akan menyampaikan sikap saya. Seperti disampaikan kemarin 22 Februari, KPK sudah mengumumkan, saya dinyatakan berstatus tersangka. Atas pngumuman KPK itu, saya akan mengikuti proses hukum sesuai ktntuan dan prosdur yang berlaku karena saya masih percaya bahwa lewat proses hukum yang adil obyektif dan transparan, keadilan dan kebenaran bisa saya dapatkan.
Saya masih percaya, lewat proses hukum yang adil, obyektif, dan transparan berdasar kriteria-kriteria dan tata laksana yang memenuhi standar, saya yakin kebnaran masih bisa ditegakkan. Karen saya percaya negeri kita ini berdasarkan keadilan, bukan berdasar prinsip kekuasaan.
Lewat itu, saya akan melakukan pembelaan hukum yang sebaik-baiknya. Berdasarkan bukti-bukti dan saksi-saksi yang kredibel. Saya meyakini betul bahwa saya tidak terlibat proses pelanggaran hukum di proyek Hambalang.
Sejak awal saya punya keyakinan penuh tentang tuduhantuduhan yang tak berdasar itu. Saya meyakini kebenaran dan keadilan pangkatnya lebih tinggi dari fitnah dan rekayasa. Kebenaran dan keadilan akan muncul menang dari rekayasa sehebat dan serapi rekayasa itu dibangun. Itu keyakinan saya.
Sejak awal saya meyakini bahwa saya tidak akan punya status hukum di KPK, karena saya yakin KPK bekerja independen, mandiri, dan profesional. KPK tidak bisa ditekan oleh opini dan hal lain di luar opini. Termasuk tekanan dari kekuatan-kekuatan sebesar apapun itu. Saya baru mulai berpikir saya akan punya status hukum di KPK ketika ada semacam sangkaan agar KPK segera memperjelas status hukum saya. Kalau benar katakan benar, kalau salah katakan salah. Ketika ada desakan seperti itu, saya mulai berpikir, jangan-jangan saya akan jadi tersangka di KPK setelah saya dipersilakan untuk lebih fokus menghadapi masalah hukum di KPK. Ketika saya dipersilakan untuk lebih fokus menghadapi masalah hukum di KPK, berarti saya sudah divonis punya status hukum sebagai tersangka.
Apalagi saya tahu petinggi partai Demokrat yakin betul, haqul yaqin, Anas jadi tersangka. Rangkaian ini pasti tidak bisa dipisahkan dengan apa yang dikatakan bocornya sprindik. Ini satu rangkaian pristiwa yang utuh tak bisa dipisahkan, terkait sangat erat. Itulah faktanya. Tidak butuh pencermatan yang terlalu canggih untuk mengetahuinya.
Kalau mau ditarik agak jauh ke belakang, sesungguhnya ini pasti terkait dengan kongres Partai Demokrat. Saya tidak ingin cerita lebih panjang, pada waktunya saya akan cerita. Intinya Anas adalah bayi yang lahir tidak diharapkan. Tentu rangkaiannya menjadi panjang. Itu saya alami menjadi peristiwa politik dan organisasi Partai Demokrat. Pada titik ini saya belum sampaikan secara rinci, tetap ada kontek yang jelas menyangkut rangkaian peristiwa-peristiwa politik itu.
Ketika saya memutuskan masuk Partai Demokrat, saya sadar betul bahwa politik kadang-kadang keras dan kasar. Tidak sulit untuk menemuka intrik fitnah dan serangan-serangan. Saya sadari konskuensi-konsekuensinya. Maka saya tidak akan pernah mengeluh dengan keadaan ini. Saya punya keyakinan kuat dan semangat menghadapinya termasuk resiko dan konsekuensinya. Itu adalah kelaziman bagi saya.
Karena saya sudah punya status tersangka, meski saya yakin posisi tersangka saya itu lebih karena faktor-faktor non hukum yang saya yakini, tetapi saya punya standar etik pribadi. Standar etik pribadi saya kalau saya punya status hukum sebagai tersangka maka saya akan berhenti sebagai Ketua Umum Partai Demokrat. Ini bukan soal jabatan dan posisi, ini soal standar etik. Alhamdulilah standar etik saya cocok dengan pakta integritas Partai Demokrat. Saya sendiri di tempat ini seminggu lalu sudah menandatangani pakta intgritas. Dengan atau tanpa pakta integritas, standar etik saya mengatakan, saya berhenti sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.
Terkait dengan itu, saya sampaikan terima kasih tulus kepada kader-kader Demokrat yang telah memberikan kepercayaan, amanah, dan mandat politik untuk memimpin Partai Demokrat sebagai ketua umum 2010-2015. Saya mohon maaf kalau saya berhenti di awal 2013 ini. Saya tidak pernah merencanakan untuk berhenti di awal 2013. Sepenuhnya saya bersungguh-sungguh menjalankan mandat dan amanat partai. Tentu ada prestasi dan bolong-bolongnya. Tapi semua itu saya jalani dengan sungguh-sungguh, serius, dan penuh konsentrasi. Alhamdllh saya brsyukur, kurang lebih 2,5 tahun lebih semua saya jalankan penuh dengan kesungguhan dan konsentrasi.
Terima kasih para kader Demokrat yang telah menjalankan kewenangan dan tugas masing-masing. Pengurus DPP, DPD, DPC, majalis tinggi, dewan pembina, dewan kehormatan, komisi pengawas, saya sampaikan terima kasih kepada semuanya yang selama ini bersama-sama menjalankan tugas.
Meskipun saya berhenti jadi ketua umum, saya tidak akan berhenti menjadi sahabat kader Demokrat. Saya jaminkan ketulusan, persahabatan dan persaudaraan itu kepada kader-kader Demokrat di seluruh Indonesia. Apapun tugas langkah yang akan saya tempuh.
Apakah saya menjalani proses hukum, apakah adil dan transparan, tapi saya jamin loyalitas sebagai sahabat yang selama ini kita bangun bersama yang indah dan menyegarkan di dalam dinamika politik yang agak keras dan panas. Itu luar biasa.
Saya juga berharap, siapapun yang nanti jadi Ketua Umum Demokrat, bisa menunaikan tugas, bahkan jauh lebih baik dengan apa yang saya tunaikan bersama teman-teman pengurus selama ini. Pasti akan datang ketum yang lebih baik. Saya percaya karena sejarah selalu melahirkan pemimpin pada waktunya.
Apa yang akan saya lakukan ke depan adalah tetap dalam rangka memberi kontribusi dan menjaga momentum bagi perbaikan dan peningkatan kualitas demokrasi di Indonesia, apapun kondisi dan keadaan saya. Yang penting adalah saya akan tetap bersama-sama dalam sebuah ikhtiar untuk membuat Indonesia semakin bagus.
Di hari-hari ke depan akan diuji pula etika Partai Demokrat. Etikanya yang bersih cerdas dan santun. Akan diuji oleh sejarah apakah bersih atau tidak, bersih atau korup. Akan diuji partai yang cerdas gagasan bangsa. Apakah Demokrat ini santun atau sadis dalam politik.
Yang paling penting, tidak ada kmarahan dan kebencian. Keduanya jauh dari rumus politik yang saya anut. Mudah-mudahan dianut juga oleh kader-kader Partai Demokrat.
Ada yang berpikir bahwa ini adalah akhir dari segalanya. Hari ini saya nyatakan, ini baru permulaan. Ini baru sebuah awal langkah-langkah besar. Ini baru halaman pertama. Masih banyak hal lainnya yang kita buka bersama untuk kebaikan bersama.
Saya akan berkomitmen dan berikhtiar untuk membrikan sesuatu yang berharga bagi masa depan demokrasi kita. Ini bukan tutup buku, tapi pembukaan halaman pertama. Saya yakin halaman berikutnya akan bermakna bagi kepentingan kita bersama.
Inilah yang saya sampaikan siang ini. Saya tentu akan terus menjadi sahabat teman sekalian, karena banyak buku yang akan kita baca bersama. Tapi jangan dipahami dalam perspektif ngeres, tapi dipahami secara konstruktif bagi kemaslahatan yang lebih besar. Itulah yang akan jadi titik orientasi kita."

Selasa, 08 Januari 2013

Kisah Perempuan Gila Pesta, Masuk Islam dan Pakai Jilbab



Kisah Perempuan Gila Pesta, Masuk Islam dan Pakai Jilbab
"Islam mengajarkan kesejatian cinta, bukan hasrat palsu dan nafsu."

Heather Matthews, penggila pesta yang kini berjilbab (Daily Mail|Shoot the Living)
VIVAnews - Kebahagiaan sejati dan menemukan ketenangan hidup, adalah tujuan sejati manusia. Ia bisa ditemukan dengan beragam cara, misalnya berbuat kebaikan untuk sesama, pergi ke tempat sunyi untuk berkontemplasi, atau mendalami ajaran agama.

Salah satunya dialami Heather Matthews (27), penampilannya berubah drastis, perempuan "gila pesta" dengan penampilan super-minim  kini berhijab atau mengenakan jilbab setelah memeluk agama Islam. Baginya Islam mengenalkannya pada kesejatian cinta dan kebahagiaan, yang tidak ia jumpai di gaya hidup lamanya.

Matthews, ibu dua anak itu, masuk Islam empat minggu lalu, dua bulan setelah pulang dari liburan di Ibiza. Ia kini bahkan mengatakan, foto-foto liburannya di Ibiza, tanpa jilbab, adalah sebuah bukti kekeliruan bagaimana dunia Barat mendefinisikan kecantikan.

"Aku melihat cara gadis-gadis masa kini berperilaku dan berdandan, mati-matian menciptakan imej untuk mereka tunjukkan pada orang lain, terutama para pria," kata dia. "Ini adalah soal menghormati diri sendiri. Jika Anda berpakaian dan berperilaku dengan cara tertentu, baik atau buruk, itu akan mempengaruhi cara orang memperlakukan Anda."

"Islam mengajarkan pada saya tentang kesejatian cinta, bukan hasrat palsu dan nafsu. Saat ini saya bahkan memandang perjodohan adalah hal yang logis."

Studi kelompok lintas agama, Faith Matters menemukan, jumlah warga Inggris yang akhirnya memeluk agama Islam saat ini melewati angka 100.000, dua kali lipat dalam 10 tahun terakhir. Laporan tersebut juga menyebut, dua per tiganya adalah perempuan, dengan rata-rata usia 27 tahun. Seperti halnya Matthews.

Jalannya menuju Islam diawali justru ketika ia meyakinkan mantan suaminya, Jerrome, yang baru saja menjadi muslim, bahwa Islam adalah agama yang salah. Ia yang curiga pada Islam, mulai banyak membaca untuk mendukung argumennya.

Meski mereka bercerai tahun lalu, Heather Matthews terus mempelajari Islam dan makin mengerti. Akhirnya, empat minggu lalu ia mengucap kalimat syahadat di depan ulama lokal. "Aku saat ini memiliki saudari-saudari muslim, mereka membelikan aku hijab dan buku-buku Islami untuk merayakannya. Ini luar biasa."

Keputusannya itu menimbulkan reaksi dari teman-teman dan keluarga. Juga kenalannya yang kebetulan berpapasan, ternganga melihat kepalanya berjilbab. "Saat memakai jilbab, aku bisa tersenyum pada orang, tanpa membuat mereka berpikir, itu godaan secara seksual," kata dia seperti dilansir Daily Mail.

Matthews juga sepakat dengan aturan Islam, yang melarang hubungan seks di luar pernikahan. Juga menyimpan kecantikan hanya untuk suami. Ia kini berhenti minum alkohol, hanya mengonsumsi makanan halal, dan berniat puasa penuh di Bulan Ramadhan.

Tak ada paksaan dalam beragama

Meski menemukan ketenangan dalam Islam, Matthews tak akan memaksakan agama barunya pada dua putrinya, Ellah (5) dan Halle (2) hasil pernikahannya dengan Jerrome. Ia memberi kesempatan pada dua putrinya untuk menemukan jalan hidupnya sendiri.

Seperti halnya dirinya. "Orang bisa saja berprasangka, aku dalam tekanan. Tapi tidak. Aku perempuan yang kuat, percaya diri, dan berpikiran bebas," kata dia. "Aku mungkin masuk kategori orang-orang yang dianggap tak mungkin masuk Islam."

Namun, Matthews yakin, ia tak menyesali keputusannya. "Mungkin mengejutkan, namun aku memilih Islam demi cinta dan kebahagiaan. Yang jelas hidupku telah berubah." (umi)

Kamis, 13 Desember 2012

PROGRAM KERJA ORARI DAERAH SULSEL



PROGRAM KERJA ORARI DAERAH SULSEL
A.    BIDANG ORGANISASI 



1.       KONSOLIDASI ORGANISASI :
Perlu dilakukan pengisian jabatan yang lowong atau penggantian antar waktu pengurus yang telah mengundurkan diri, dan oleh pimpinan perlu dilakukan pendekatan persuasif konsultatif untuk memastikan keaktifan sebagian pengurus yang masih belum bisa aktif.
2.       RANGKAP JABATAN :
Perlu dilakukan pembenahan secara menyeluruh baik di tingkat ORARI Daerah maupun Lokal. Dilakukan secara bertahap disesuaikan dengan periode kepengurusan dan agenda pelaksanaan Musyawarah lokal masing masing lokal terkait.
3.       KEUANGAN :
Perlu dilakukan evaluasi dan pendataan terhadap permasalahan setiap lokal menyangkut potensi iuran dan uang pangkal. Terutama saat pelaksanaan Muslok.
4.       PEMBINAAN PERLU DILAKUKAN :
a) Pembinaan kesadaran dan disiplin berorganisasi di semua tingkatan Organisasi.
b) Pembekalan Organisasi bagi para pengurus di semua tingkatan, meliputi pembinaan Organisasi, terutama di bidang kepemimpinan.
c) Penerbitan buku-buku panduan amatir radio dan lain-lain referensi sebagai bekal para Pengurus dan Anggota Amatir Radio.
d) Pelaksanaan UNAR dilakukan berpedoman pada keputusan Ketua ORARI Pusat Nomor : KEP-069/OP/KU/2009.
5.       KORDINASI PERLU DILAKUKAN :
a. Agar ORARI Daerah menerbitkan surat rekomendasi kepada seluruh pemerintah Kabupaten dan Kota, untuk memberikan dukungan Sarana dan prasarana yang diperlukan dalam melaksanakan pembinaan, pengawasan dan pengendalian anggota ORARI.
b. Agar ORARI Lokal secara aktif melakukan pendekatan terhadap Pemerintah Daerah masing-masing guna kelancaran dalam melaksanakan pembinaan, pengawasan dan pengendalian anggota ORARI dilokalnya masing-masing.
6.       ADMINISTRASI :
Agar ORARI Lokal memberikan masukan selambat-lambatnya 2 bulan setelah RAKERDA tahun 2012 sebagai bahan guna melakukan evaluasi dan menerapkan petunjuk pelaksanaan tatalaksana administrasi, kemudian perlu dilakukan :
a. Melengkapi sarana dan prasarana yang memadai bagi sekretariat ORARI Daerah Sulawesi Selatan serta meningkatkan kemampuan personil pengelola sekretariat ORARI Daerah Sulawesi Selatan dalam upaya meningkatkan tertib Administrasi dan pelayanan Organisasi.
b. Stasiun Organisasi di Daerah Sulawesi Selatan dan Lokal dioperasikan dengan jadwal yang ditentukan.
c. Perangkat lunak dibidang administrasi dan keuangan supaya diseragamkan ditertibkan dan dimiliki oleh setiap tingkat Organisasi.
d. Pusat informasi data ORARI Daerah Sulawesi Selatan supaya segera berfungsi dengan bahan informasi dari Lokal-Lokal sistem komunikasi untuk data ini menggunakan protokol digital.
e. Distribusi informasi intern dihidupkan menggunakan sarana buletin maupun majalah.
f. Melaksanakan ORARI Daerah Sulawesi Selatan Net dengan menggunakan sarana Stasiun Organisasi.
g. Menerbitkan Call Book Daerah Sulawesi Selatan dan memberikan masukan bagi Call Book Nasional.
h. Mengoptimalkan pengelolaan Sistim Informasi Anggota (SIAGA) yang telah dibangun dan difungsikan secara online sehingga mudah diakses oleh anggota.
i. Mengoptimalkan pengelolaan Kamus amatir radio yang telah dibangun dan difungsikan secara online sehingga mudah diakses oleh anggota.
j. Mengoptimalkan pengelolaan Website agar secara terus menerus dapat diupdate dan semakin mempermudah Komunikasi antar anggota.

B.     BIDANG TEKNIK DAN OPERASI :


1.       PENINGKATAN KERJA SAMA :
a. Diperlukan kelompok kerja bersama untuk menyusun petunjuk pelaksanaan dan teknisnya termasuk pembiayaannya, serta ;
b. Sosialisasi, pembinaan dan asistensi di tingkat Daerah sampai dengan tingkat Lokal.
2.      PENGEMBANGAN PROGRAM KEGIATAN : 
Meneruskan Rekomendasi Musda VII ORARI Daerah Sulawesi Selatan kepada Pemerintah untuk:
a. Melakukan standarisasi dan penertiban penjualan peralatan radio komunikasi.
b. Meningkatkan kegiatan monitoring dan penertiban penggunaan frekuensi radio.
c. Menyelenggarakan lokakarya di tingkat pusat maupun regional untuk keterpaduan gerak Satuan Reaksi Cepat – Penanggulangan Bencana
(SRC-PB) Kominfo, dengan mensinergikan program CORE ORARI.
d. Memfasilitasi koordinasi operasional dan pelatihan dengan instansi terkait dan institusi lainnya yang memiliki potensi penanggulangan bencana.
e. Mendukung penyelenggaraan kegiatan IOTA di pulau-pulau terdepan dalam upaya menjaga keutuhan NKRI.
f. Mendukung pelaksanaan kerjasama LAPAN dan ORARI dalam pembuatan dan peluncuran Satelit LAPAN-ORARI pada tahun 2012.
g. Mendukung ORARI untuk berperan aktif dalam forum internasional di antaranya dengan menghadiri: IARU Conference Regional III tahun 2012
    dengan misi agar Indonesia dapat menjadi tuan rumah IARU Conference 2015; serta menghadiri Dayton Hamvention; DARC Hamfest, Frankfurt;
    dan Tokyo Ham-Fair.
h. Menyelesaikan pembuatan reciprocal agreement dengan Jepang, serta membuka pembicaraan untuk pembuatan reciprocal agreement dengan
     negara-negara sahabat, utamanya negara di kawasan ASEAN.
i. Meninjau ulang Penggunaan Frekuensi CALL terhadap seluruh ORARI Lokal.

3.       DIKLAT PERLU DILAKUKAN :
a. Sosialisasi silabus standar Amatir Radio Indonesia.
b. Sosialisasi bank soal untuk ujian calon anggota dan kenaikan tingkat (peraturan, teknik radio)
c. Menerbitkan buku panduan beserta soal tanya jawab bagaimana menjadi Amatir Radio secara nasional.
d. ORARI Daerah melakukan pendekatan ke UPT SDPPI agar ikut juga menggunakan silabus dan soal ujian tersebut.
e. Setiap Lokal dalam lingkup ORARI Daerah Sulawesi Selatan melalui koordinasi daerah mengkader anggotanya untuk menjadi tutor.
4.      PENGATURAN DAN PENGAWASAN :
a. ORARI Lokal membentuk kelompok minat tertentu yang beranggotakan anggota dari lokalnya, Penanggung jawab kelompok tersebut adalah
ex-officio pengurus Lokal.
b. Penanggung jawab kelompok lokal berhimpun di tingkat ORARI Daerah, yang dikoordinir oleh ex-officio pengurus ORARI Daerah.
c. Bila skalanya cukup besar, dapat dibentuk kelompok dengan skala nasional yang terdiri dari para Penanggung jawab kelompok ORARI Daerah
yang dikoordinir oleh ex-officio pengurus ORARI Pusat.
 
5.      BIDANG MONITORING :
a. Mengembangkan program dan infrastruktur monitoring system serta mekanisme pembinaannya yang dalam pelaksanaannya bekerja sama dengan  UPT Balmon/ Loka Monitoring selaku pembina teknis.
b. Dalam hal anggota ORARI yang melakukan pelanggaran, dilakukan pembinaan dalam bentuk surat teguran dari ORARI Daerah dan ORARI Lokal dengan tembusan kepada UPT Balmon/ Loka Monitoring.
c. Dalam hal frekuensi yang dialokasikan kepada ORARI digunakan oleh non-anggota ORARI, maka ORARI Daerah dan ORARI Lokal menyampaikan
    laporan temuan kepada UPT Balmon/ Loka Monitoring untuk penindakannya.
d. Agar ORARI Daerah dan ORARI Lokal meningkatkan kegiatan sistim monitoring dan bekerja sama dengan instansi terkait, agar penindakan
    terhadap Stasiun Radio pengganggu dapat berjalan dengan baik.
e. Agar setiap ORARI Daerah dan ORARI Lokal melakukan pembinaan terhadap anggota yang melanggar Peraturan Perundang-Undangan.
 
6.       KALENDER KEGIATAN 
ORARI Daerah Perlu menyusun dan menerbitkan Kalender Kegiatan ORARI Daerah Sulawesi Selatan yang dapat diakses secara online.